Minggu, 09 Desember 2018

Contoh DIKSI

NIKA & ANNISA
Ada cerita dua wanita bersaudara, mereka bernama nika dan annisa, keduanya sama-sama sukaberbelanja, ketika selasa nika juga suka membawa boneka  panda berwarna jingga berpita dikepalanya.
Pada keesokan harinya, gilirannya annisa bersepeda bersama pria bernama kakanda, kekasihnya annisa. Nika hanya menantinya membawa mangga kesukaannya. Anisa serta kakanda berencana akan pergi ke pesta bila ada kereta membawa mereka. Kemana mereka berdua tiada batasnya.
Sepeda annisa beraneka warna bunga menghiasinya.kakanda suka bila anisa suka bunga-bunga pemberiannya. Pada akhirnya mereka tertawa bersama karena lupa membawakannya mangga ketika ia memintanya karena annisa terbawa suasana bahagia. Tanpa putus asa nika akhirnya meminta mangga pada kekasihnyamelalui WA. Jika ia cinta, jika ia setia, maka ia bersedia memberikannya mangga, nika dihatinya.
Pada malamnya kedua bersaudara bercerita bahwa lusa ada beberapa acara, di adakannya dibalai desa. Semua warga bersedia turut serta menghadirinya. Puncaknya acara ada hadiahnya berupa kijang inova. Mereka sangat bahagia.
Nika bertanya pada annisa bagaimana cara mendapatkannya ? annisa hanya berkata, siapa saja yang berusaha mendapatkannya tentu saja Dia tanpa putus asa. Bila dia bersedia, bisa saja dia yang memperolehnya. Kala itu juga nika berkata dalam hatinya bahawa dia akan berusaha.

Scenario Film pendek : Kisah hana

Kisah hana
By Nur Aulia Hafihda

CREW
SUTRADARA : LEE MIN HO
PRODUSER : PARK SEO JOON
CAMERAMEN  : KANG DANIEL
EDITOR : JAEHWAN
WARDOBE : LEE DAEHWI
DESIGN GRAFIS : LEE JUNG KI
DURATION : 5  MENIT
GENRE : ROMANCE
CASTING :
NAMA
Hana        PERAN UTAMA
Doni
Susi
SINOPSIS
Hana adalah salah satu mahasiswa di salah satu universitas di kota bandung, dia mempunyai pacar namanya doni  beda  dua tingkat lebih dari hana , sepanjang hubungannya dengan doni berjalan manis. Suatu hari adiknya doni menikah tanpa sepengetahuan hana Kemudian doni tidak lagi melanjutkan hubungannya. Padahal doni berjanji akan menemui orang tua hana dan akan menjalani ubungan yang lebih serius sampai mereka nikah.
SCENE  1
TAKE 1
IN : KAMAR HANA
Kamar Hana
Jam 9 pagi setalah sarapan pagi so hyun siap siap di kamarnya  mau berangkat ke kampus, handphonya berbunyi dia sudah nebak “itu pasti telepon dari doni ” dalam hatinya.
Hana  : (Sambil merapihkan rambut) hallo ?
Doni : udah siap ?
Hana : bentar lagi, kamu otw aja, kalau udah nyampe depan rumah, hubungi aku lagi
Doni : ok, bye
SCENE 2
TAKE 1
EXIT : PARKIRAN
Setelah sampai di kampus halaman parkiran doni bertanya kepada hana saat membuka helm hana
Doni : kamu udah sarapan ? ( sambil bantuin buka helm yang dipake hana)
Hana : mmh..  ( udah) ( sambil mebuka cepitan helm dikepalanya)
Doni : nanti kalau udah keluar kelas, temenin aku makan siang ya ? ( tanya doni)
Keadaan doni masih duduk di motor, hana hanya melihat wajah doni yang manis,
Hana : ya tuhan demi apapun aku pengenya nikah sama dia, biarkan aku sama doni terus seperti ini ya alloh, meskipun aku tau jodoh hanya alloh yang atur ( dalam hatinya) dan berkata i iiiyaa....
TAKE 2
Setelah membuka helm dari kepala hana Tiba tiba Susi datang dari belakang hana mebawa buku di tanganya dan slimbag di tangan kannya
Susi : haaai guuuuysss... ( melambaikan tangan sembari senyum lebar berjalan menemui mereka berdua) waah.. kalian makin romatis aajaa
Hana menjawab dengan ketawa kecil, dilanjut dengan senyuman doni yang sedang memegang helm di tangan kirinya
Susi : yuk ? ( ajak hana ke kelas sambil memegang tangnnya)
Susi adalah teman SMAnya Doni dan udah kenal banget sejak awal, mulai dari sikap doni sampai keluarganya dan mereka tetanggaan sampai sekarang.
Senyum hana menoleh ke susi
Hana : daaah... ( melambaikan tanganya ke doni )
Dan doni menjawab dengan senyuman, mereka sama sama tersenyum.
SCENE 3
TAKE 1
IN : KANTIN
Hana menuju kantin menemui doni yang tengah menunggu sejak tadi
Hana : hai ( sambil duduk )
Doni : dandan dulu ya ? ( melipatkan tangan sambil tumpang kaki menatap hana )
Hana : enggak ( mengerutkan dahinya dan menggelengkan kepala)
Doni : kamu emang bener bener jodoh aku yaa
Hana : dihh so taau ( senyum malu )
Doni : emang tau
Hana : mana buktinya ?
Doni : buktinya kamu bikin aku lama menunggu
Hana : entah apa yang dibilang doni.. aku tersentuh, seakan akan dia udah milik aku seutuhnya, kata kata gombal itu bikin aku mati rasa, ya tuhaaan kenapa di  saat saat seperti ini tidak ada yang aku tidak suka dari doni ciptaanMu.
Hana : semoga
Doni : semoga apa ? ( mendorongkan badanya ke hadapan hana sambil memegang pipi kananya )  semoga nunggu ?
Hana : semoga jodoh ( menyimpan kepalanya di atas meja dengan lirikan matanya ke wajah doni )
Tiba tiba doni memanggil seorang pelayan untuk memesan makanan
Pelayan : mau pesen apa ?
Doni   :  pesen obat tidur
Pelayan : obat tidur ? ( tanya diri sendiri / bingung, tanganya mengaruk leher )
Doni ketawa kecil sambil menatap hana yang masih menyimpan kepalanya di atas meja
Doni : dia semalam gak tidur mang, mikirin aku terus katanya
Hana membangunkan kepalanya
Hana : apaan sihh ( ketawa kecil ). Aku pesen sushi sama jus alpukad mang,
Pelayan : siap neng

TAKE 2
EXIT : DEPAN KANTIN
Sambil jalan menuju keluar dari kantin
Doni : mau langsung pulang ?
Hana : iya ( menoleh ke doni )
Doni : ok
SCENE 4
TAKE 1
IN : KAMAR HANA

Malam tiba, hana memegang handphonya menerima panggilan dari doni yang hampir setiap malam menelponhe kekasihnya hana. Mereka tengah asyik ngobrol penuh tawa canda, seakan akan setiap malamnya hanya mereka yang hidup di dunia ini. Semua kemauan mereka bahas, mulai dari tentang kuliah, hubungan mereka selanjutnya, ngobrol tentang keluarga mereka samapai mereka nikah. Jam dinding hanya memutarkan jamnya hingga larut malam begitupun dengan mereka gak peduli dengan waktu yang malam ini begitu cepat larut.
Doni : iya, aku janji suatu saat aku pasti temui orang tua kamu han, ( ucap doni, yang menerima pertanyaan hana). Udah malem banget, kamu tidur ya han,
Hana : iya, kamu juga ya ? (beranjak dari bangku belajarnya dan jalan ke tempat tidur) 
Setiap mereka telponan, hana selalu meminta doni untuk temui orang tuanya, tetapi mereka sudah berkomitment, setelah lulus kuliah nanti mereka akan melakukan tunangan.
Mereka menutup telphonya,
Setelah menyelimuti tubuhnya di tempat tidur “ Ya tuhan, demi apapun aku nikahnya Cuma pengen sama doni,” (dalam batinya).
SCENE 5
TAKE 1
EXIT : DEPAN RUMAH

Hana terlihat sedang menunggu doni di depan rumahnya yang setiap harinya jemput hana berangkat kuliah. Tak lama doni pun muncul melaju sepeda motornya dan berhenti tepat di hadapan hana. Doni memberikan senyum paginya begitupun dengan hana membalas senyum doni  Dan mereka langsung melaju menuju kampus.
SCENE 6
TAKE 1
EXIT : DEPAN RUMAH

Mereka pulang hampir malam doni mengantarkan hana sampai depan rumah, setelah melakukan perjalanan yang cukup menyenangkan, doni semalam mengajak hana main keliling kota bandung setelah pulang kuliah dan melakukan beberapa keinginan mereka layaknya sepasang kekasih.
Doni : capek ya ?
Hana : (hana menganggung) tapi seneng ( melemparkan senyum ke doni )
Doni : hahaha. Aku pulang yaah
Hana : gak nginep ?
Doni : nanti
Hana : kapan ?
Doni : kalau udah sah
Hana menjawab dengan senyuman, kata kata itu lagi, seakan doni memberi kode bahwa dia akan menikahi hana. “ kapan pun itu terjadi aku hanya ingin dia” batinnya.
Hana dan doni sama sama pamit, hana masuk ke dalam rumah dan doni pamit pulang.
SCENE 7
TAKE 1
IN : KAMAR HANA
Setelah rapi mau pergi ke kampus hana memeriksa handphonya, “ kok, belum ada nelphon yaa ? ... kemana dia ? udah jam segini lagi ( batinnya sambil melihat jam tangan di tangan kirinya ).
kemdian pergi ke depan rumahnya sambil melirik kanan kiri tanganya memegang handphone di tempelkan di telinga hana dan dia sedang mencoba menghubungi doni yang yadri tadi tak kunjung datang tapi tidak aktif. “ apa dia masih tidur gara gara pulang malam, aah sudah lah aku jalan aja” ( sambil melangkahkan kakinya ke trotoar pinggir jalan )
SCENE 8
TAKE 1
IN : KAMPUS
Di tangga, hana menuju kelasnya, seorang perempuan datang dan menepuk bahu hana dari belakang,
Susi : haai...
Hana : eeh (sambil menoleh susi)
Susi : bengong mulu, kemana doni ?
Hana : gak tau ( muka kesal )
Susi : laah koo ?
Hana : baru aku mau nanyain ke kamu
Susi  : ooh... ( muka bingung, matanya melirik ke hana) gue harus bilang apa niih ? kayanya doni belum bilang apa apa ke hana ( batinnya).
SCENE  8
Take 1
IN : KAMAR HANA

Dikamarnya hana memikirkan doni Sudah beberapa hari ini doni tidak biasa aku hubungi, kemana dia ? susi yang tetangganya aja gak tau dia pergi kemena ? setidaknya sms kek, sesibuk apa sih dia ?
SCENE 9
TAKE 1
EXIT : MASJID KAMPUS

Mereka bertemu dan doni langsung mengajak hana ke tempat yang tidak banyak di kunjungi mahasiswa di kampus di belakang masjid tepatnya. Hana langsung menanyakan apa yang terjadi selama ini. Dan doni menjelaskan semuanya, bahwa orang tua doni akan menjodohkan dengan anak fartner orang tuanya yang selama ini bekerja sama dengan perusahaannya. Orang tuanya inginkan doni mengurus suam perusahaan milik ayahnya dan fartnenya dengan cara doni menikah dengan anaknya, meskipun doni berusaha menolak keinginn orang tuanya tersebut , tapi doni tidak ada pilihan lain selain menikahinya dan mengabulkan permintaan ayahnya.
Hana telihat pucet, matanya mulai berlinang saat doni menceritakan semuanya, air matanya jatuh dia mundur prlahan dari hadapa doni, seakan tidak menerima kenyataan ini, semua terasa mimpi buruk. Dia hanya membayangkan hubungan yang selama ini jalani, dari mulai kenal doni, makan bareng,main bareng, setiap harinya mereka menghabiskan waktu di kampus.
Hana memutarkan matanya melihat sekeliling tempat dan terfokus tatapannya ke masjid, masjid yang digunakan untuk ibadah bahkan orang orang selalu memakainya sebagai tempat pernikahan, yaitu ijab kabaul, yang “seharusnya mesjid ini di pake untuk menikah,, sebaliknya aku di pake untuk sebuah perpisahan“ ( ucapnya)
Doni  melangkah kakainya berusaha ingin memegang tangan hana tapi hana menolaknya dengan tatapan masih terfokus ke masjid.ntah apa yang harus hana lakukan sekarang, di shok dengan ucapan doni.. dan perlahan mudur, lari meninggalkan doni. Dan doni sudah menyangka hana akan seperti itu rasa sesal yang doni rasakan saat ini.

Pesan : sesungguhnya alloh telah mengatur manusia dari mulai awal sampai akhir, maka dari itu jangan mengharapkan kepada manusia ... minta lah kepada sang pecipta.

Harapan 5 tahun kedepan

HARAPAN 5 TAHUN KEDEPAN
Untuk diakhir semester ini saya belum terlalu memikirkan karir, di akhir ini saya masih harus  menyelesaikan akhir kuliah saya walau pengembangan diri  semester ini saya ingin mengembangkan potensi saya di berbagai bidang. Tujuan saya disini tidak ingin terlalu membebani orangtua dengan cara saya bisa membiayai hidup saya di sini, membayar uang kos sendiri dan jajan pun uang sendiri, saya tidak ingin tergantung dengan uang orang tua terus menerus Saya juga harus menabung untuk karir saya kedepan.
Berbicara tentang masa depan, semua orang mengharapkan keinginannya terwujud demi masa depan yang gemilang, dari mulai cita-cita, tujuan hidup, pekerjaan, membangun sebuah rumah tangga hingga akhirnya masa tua. hal ini selalu di sampaikan manusia bertahun-tahun sebelumnya yang ingin dilakukan pada masanya, masa lalu, masa sekarang dan masa esok.
“Gapailah cita-citamu setinggi langit”
Kata- kata itulah yang seringkali kita dengar, bahkan sejak kita kecil. Mudah diucapkan, tapi mungkin sulit untuk dijalani. Namun, tak ada salahnya kita wujudkan kata- kata tersebut menjadi sebuah kenyataan, tentunya dengan usaha yang sungguh- sungguh serta diiringi dengan doa. Begitu banyak mimpi-mimpi yang ingin aku raih dan aku capai untuk 5 tahun yang akan datang.
Setiap orang pasti ingin menjadi manusia yang lebih baik. Dengan memiliki mimpi, kita jadi punya energi untuk bergerak, belajar dan bekerja keras untuk masa dapan yang lebih baik.
So, mulailah untuk merancang hidupmu. Bukan hanya plan A plan B, kalau perlu kita buat plan A to Z di mana kita tidak akan menyerah sebelum meraih apa yang ingin di capai dalam hidup.
Setelah saya memiliki ilmu administrasi bisnis, saya berniat untuk membuka lapangan pekerjaan yang bergerak dalam bidang culiner, terutama akan di pimpin oleh saya selaku pemilik usaha.
Saya ingin sekali lebih banyak mengembangkan usaha yang saya punya kesegala arah penjuru kota-kota.
Saya ber cita-cita dan berangan-angan ingin memiliki rumah yang bagus dan luas, seperti rumah yang berada di dalam kawasan ellite, dekat dari keluarga dan dekat sarana prasarana yang mendukung dalam kehidupan, saya juga ingin memiliki investasi dengan kemampuan jasa usaha saya di dalam perusahaan saya.
Target untuk menikah di usahakan umur 25-26 tahun, saya akan mendidik anak-anak ku agar menjadi anak soleh dan solehah, patuh kepada orang tua dan mendidik mereka agr menjadi orang yang sukses.
Saya ingin sekali naik haji bersama keluarga saya, bapak dan ibu saya yang dari biaya saya sendiri. Naik haji kewajiban kita sebagai orang muslim. Bukan hanya menjalankan kewajiban saya kepada Allah untuk menunaikan rukun islam tapi juga kewajiban saya sebagai seorang anak untuk senantiasa membanggakan dan meraih keinginan kedua orang tua saya.
saya untuk 5 tahun kedepan dapat bersama orang tua dalam kesuksesan bersama membahagiakan seluruh anggota keluarga, tetapi jangan sampai menjadi beban penderitaan keluarga. Saya sekarang jauh dari keluarga ototmatis saya disini harus berfikir lebih jauh. Saya harus bisa membahagiakan kedua orang tua saya dengan mepitkan prestasi/prestasi akademik maupun non akademik. Setapi kenyamanan dan kebahagian bukan bukan soal prestasi dan bukan soal pencapaian tetapi bagaimana kita bisa mensyukuri potensi potensi yang kita miliki. Saya kuliah jauh dari orang tua bukan berarti saya  besenang senang tetapi di sini saya menjadikan diri lebih mandiri dan harus membentengi diri dari hal hal buruk disekitar lingkungan saya. 
Itulah Resolusi yang ingin aku wujudkan di dalam rekam jejak kehidupan ku. Untuk mewujudkan semua itu di butuhkan usaha dan juga do’a. Tanpa usaha dan do’a semuanya itu akan sia-sia. Aku harap itu semua bukan cuman mimpi-mimpi belaka, tapi menjadi sebuah kenyataan.

Contoh News Islamic

Cuaca Tidak Mendukung, ibu –ibu Masjid Ar-Rahmat Tetap Hadiri Pengajian


Dakwahpos.com, Bandung- Masyarakat  di sekitar masjid Ar-rahmat seperti biasa pada malam jum'at  ba'da maghrib mengikuti pengajian rutin dalam satu minggu satu kali.

"Malam ini berbeda dari pada kegiatan pengajian minggu lalu. malam ini tampak begitu ramai ibu-ibu hadiri pengajian rutin meskipun cuacanya tidak mendukung" ujar ketua DKM. (Rabu,26/10/2016). 

Tidak hanya masyarakat sekitar yang mengikuti pengajian ini ada juga musafir selain melaksanakan shalat maghrib juga mengikuti pengajian rutin ini. Masjid ini semakin penuh dengan jamaah, marbot pun kewalahan membersihkan lantai karena cuaca. 

"Alhamdulillah masih bisa kumpul di masjid ini, cuaca bukan halangan, semoga  kedepanya lebih ramai lagi untuk ibu-ibu dan bapak-bapaknya khususnya . umumnya pada  generasi muda. " ucap Siti. 

Reporter : Nur Aulia Hafihda, KPI/3C 

Contoh news

Dedi : Apakah mereka berjuang dijalan Allah ?
Selasa, 22 November 2016  09:30




Dakwahpos.com, Bandung- Dedi Nurhidayat adalah salah satu pengurus atau  bisa dikatakan guru ngaji anak-anak di Masjid Ar-rahmat, beliau cukup aktif dalam kegiatan di masjid ini, meskipun lokasinya kurang berdekatan dari lingkungan warga.
Mengenai aksi damai 4 November beliau berperan aktif meskipun tidak ikut serta aksi tersebut. Banyak orang yang tidak setuju, ada juga orang yang setuju dengan aksi ini dikalangan islam, hal ini wajar karena semua orang berbeda pendapat.
“Saya setuju jika aksi ini menghasilkan gairah keislaman, disisi lain saya tidak setuju karena kenyataanya bukan maat yang keluar tapi madorot, buktinya sampai sekarang kasus ini belum juga selesai. Bukankah, Islam mengajarkan  untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara damai !” ujar Dedi (22/112016).
“ Perkataan yang dianggap menistakan agama itu bukan hanya dilakukan oleh si Ahok saja, karena dia tidak menyatakan berperang dengan Islam. Tetapi kenapa kasus ini semakin menjadi, bahkan berencana melanjutkan demo besar” ujarnya.
“semoga mereka benar-benar berjuang dijalan Allah ukan hanya mengikuti amarah, karena perkataan seorang ahok bukan karena dibayar apalagi hanya ikut-ikutan,” ucapnya.
Apapun permasalahnya pasti ada jalan terbaik, negara Indonesia adalah negara hukum, para pemimpin tidak mungkin berlaku tidak adil.

Reporter : Nur Aulia Hafihda/ KPI3C 

Sabtu, 08 Desember 2018

Kisah murid khidmat kepada Guru

Inget bahela ku guru di piwarang ngorehan sampah di selokan koco bari teleum,
Mudah2an sing jdi wasilah manfaat elmu...
Aminn
KAROMAH SYAICHONA CHOLIL BANGKALAN,
KH. HASYIM ASY'ARI TEBUIRENG DISURUH MANJAT DAN ANGON

Ketika awal nyantri, Hasyim Asy’ari muda disuruh naik ke atas pohon bambu, sementara Kiai Kholil terus mengawasi dari bawah sembari memberi isyarat agar terus naik tidak boleh turun sampai ke pucuk pohon bambu tersebut. Kiai Hasyim terus naik sesuai perintah gurunya itu. Ia tak peduli apakah pohon bambu itu akan patah atau bagaimana. Yang jelas, beliau hanya patuh pada perintah gurunya.

Hebatnya, begitu sampai di pucuk, Kiai Kholil mengisyaratkan agar Kiai Hasyim langsung meloncat ke bawah. Tanpa pikir panjang Kiai Hasyim langsung meloncat, sami’na wa atha’na. Beliau selamat, sehat afiat. Ternyata itu hanya ujian Kepatuhan seorang santri kepada Kiainya.

Sebagai murid, Kiai Hasyim tidak pernah ngersulo (mengeluh) disuruh apa pun oleh gurunya termasuk angon  (menggembalakan) kambing dan sapi, mencari rumput dan membersihkan kandang. Beliau terima titah gurunya itu sebagai khidmat (dedikasi) kepada Sang Guru. Beliau sadar bahwa ilmu dari guru akan diperoleh dan barakah apabila sang guru rida kepada muridnya. Inilah yang dicari Kiai Hasyim, rida guru. Beliau tidak hanya berhadap ilmu teoretis dari Kiai Kholil tapi lebih dari itu, yang diinginkan adalah barakah-nya.

Selain itu, dikisahkan juga saat Kiai Kholil kehilangan cincin pemberian istrinya yang jatuh—maaf—di WC, Kiai Hasyim memohon izin untuk mencarinya. Setelah diizinkan, sejurus kemudian beliau masuk ke septictank dan mengeluarkan isinya. Setelah dikuras seluruhnya, dan badan Kiai Hasyim penuh dengan kotoran, akhirnya cincin milik gurunya berhasil ditemukan.

Betapa senangnya sang guru melihat muridnya telah berhasil mencarikan cincinnya hingga terucap doa “Aku rida padamu wahai Hasyim, Kudoakan dengan pengabdianmu dan ketulusanmu, derajatmu ditinggikan. Engkau akan menjadi orang besar, tokoh panutan, dan semua orang cinta

MANAJEMEN PROGRAM SIARAN TV DAKWAH

MANAJEMEN PROGRAM SIARAN TV DAKWAH
TUJUAN PROGRAM :
Menenarik Audiens
Target audiens tertentu
Pretise / kebanggaan/ prestasi
Penghargaan
Kepentingan pelayanan publik
Target penonton :
Segmentasi berdasarkan ( demografi, geografi, psykografis).
P3 SPS ;
klasifikasi A -> Dibawah umur 12 tahun
klasifikasi R -> Remaja 12-17/ 18 tahun
klasifikasi D -> Dewasa (22.00-03.00)
klasifikasi SU -> semua umur
Waktu siaran :
Prime time : 19.00 - 23.00
Late fring time      :  23.00 - 01.00
To other time : 01.00 - 10.00
Day time : 10.00 - 16.30

Contoh DIKSI

NIKA & ANNISA Ada cerita dua wanita bersaudara, mereka bernama nika dan annisa, keduanya sama-sama sukaberbelanja, ketika selasa nika ...